Emosi saat Tahu Kondisi Anaknya Jadi Alasan JT Aniaya Perawat RS Siloam Palembang

7 061 Ditonton 740 rb

[ tw ] dari Tribunnews
SURYA.co.id, PALEMBANG - Pria yang melakukan penganiayaan terhadap seorang perawat di RS Siloam Palembang pada Kamis (15/4/2021) mengakui perbuatannya.
Mengenakan baju tahanan, pria berinisial JT ini mengaku menyesal dan emosi saat melakukan penganiayaan terhadap korban.
Meski sudah meminta maaf, namun pelaku terancam 2 tahun penjara.
Sambil menundukkan kepalanya, JT meminta maaf pada korban dan pihak RS Siloam atas apa yang ia lakukan.
JT mengaku, kala itu ia baru saja kembali ke RS Siloam tempat sang anak dirawat.
Namun ia mendengar anaknya menangis hingga membuatnya emosi.
Pengusaha sparepart mobil dan motor di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten OKI ini menjelaskan, emosinya mudah meluap karena ia harus bolak-balik kembali ke rumah sakit menjenguk sang anak, padahal ia juga lelah bekerja.
JT mengatakan, sang anak sudah 4 hari dirawat di RS Siloam.
Saat ia menjenguk, ia mendapat kabar bahwa infus sang anak dilepas hingga membuat anaknya tersebut menangis.
Dengan alasan itulah, ia lantas menmanggil perawat yang menangani sang anak hingga melakukan penganiayaan.
Berdasarkan informasi, anak pelaku mengidap penyakit radang paru-paru.
Sementara itu, Satreskrim Polrestabes Palembang, telah menetapkan JK menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan ini.
JT ditangkap di kediamannya di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 21.00 wIB.
Akibat perbuatannya, JT disangka Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
JT kini juga terancam pidana 2 tahun penjara. (Tribunnews )
TRIBUN-VIDEO.COM
WEBSITE:
surabaya.tribunnews.com/
Instagram:
suryaonline
Facebook:
SURYAonline/
#hariansurya
#suryaonline
#rssiloam
#palembang
#sriwijaya
#perawatdianiaya
#keluargapasien
#polrestabes

Komentar